Kebakaran yang melanda dua rumah warga di Dusun I, Desa Liang Muda, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, pada Sabtu sore (11 April 2026) menjadi sorotan utama. Peristiwa ini bukan hanya meninggalkan kerugian materi yang signifikan, tetapi juga mengundang perhatian terkait penanganan dari pihak pemadam kebakaran yang tidak terlihat di lokasi kejadian.
Detail Kebakaran di Liang Muda
Dalam insiden tersebut, tidak ada laporan mengenai korban jiwa atau luka-luka. Namun, kerugian yang diderita oleh pemilik rumah diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Kerusakan ini meliputi bangunan yang hangus terbakar serta harta benda yang tidak dapat diselamatkan dari kobaran api. Sangat disayangkan, pihak Dinas Pemadam Kebakaran tidak terlihat memberikan bantuan pada saat kejadian tersebut.
Upaya Penyelamatan
Setelah menerima informasi mengenai kebakaran, Personel TNI dari Koramil Tiga Juhar segera meluncur ke lokasi untuk membantu evakuasi dan pemadaman api. Mereka berupaya melakukan pemadaman secara manual dengan menyiramkan air ke area yang terbakar. Dalam proses ini, warga setempat juga berhasil menyelamatkan dua bocah yang terjebak di dalam rumah yang terbakar.
Kondisi dan Tantangan di Lapangan
Walaupun upaya penyelamatan dilakukan, kondisi di lapangan sangat menantang. Rumah-rumah yang terbuat dari kayu mudah terbakar, dan ditambah dengan tiupan angin yang cukup kencang, membuat api cepat meluas. Ini menyulitkan upaya pemadaman, sehingga kerusakan yang terjadi semakin parah.
Informasi Kerugian
Berdasarkan data yang dihimpun, rumah yang terbakar adalah milik Edi Liasta Perangin-Angin (35 tahun) yang diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 80 juta. Sementara itu, rumah milik Suratin (46 tahun) juga mengalami kerugian yang tidak kalah signifikan, diperkirakan sekitar Rp 40 juta lebih.
Penyebab Kebakaran
Menurut informasi yang disampaikan oleh Serma Yudi Hariandi, Babinsa Koramil 21/Tiga Juhar, penyebab kebakaran diduga kuat akibat arus pendek listrik. Api yang cepat membesar diperburuk oleh angin kencang, sehingga mengakibatkan rumah di sebelahnya juga ikut terbakar. “Kami bersama warga telah berjuang memadamkan api dengan peralatan seadanya,” ungkapnya.
Dampak pada Korban
Akibat kebakaran ini, kedua pemilik rumah terpaksa harus tinggal sementara di rumah kerabat dan tetangga mereka. Mereka kini harus menunggu proses perbaikan rumah yang rusak. Terlihat jelas bahwa kedua pemilik rumah sangat tertekan dan syok dengan musibah yang menimpa mereka.
- Kerugian materi diperkirakan ratusan juta rupiah.
- Tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini.
- Penyebab dugaan kebakaran adalah arus pendek listrik.
- Upaya pemadaman dilakukan secara manual oleh warga dan TNI.
- Kondisi rumah yang terbuat dari kayu memperparah situasi.
Peristiwa kebakaran ini memberikan pelajaran berharga mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap risiko kebakaran, khususnya di daerah yang banyak menggunakan bahan bangunan yang mudah terbakar. Selain itu, ini juga menjadi perhatian bagi pemerintah dan pihak terkait untuk meningkatkan respons dalam penanganan kebakaran agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan masyarakat lebih sadar akan pentingnya keselamatan dan pencegahan kebakaran, serta peran aktif dari pemerintah dalam memberikan dukungan dan fasilitas yang memadai untuk mencegah dan menangani kebakaran.
