Kota Binjai, yang dikenal dengan keindahan alamnya, kini menghadapi tantangan serius terkait dengan masalah drainase rawan genangan. Fenomena ini tidak hanya mengganggu keindahan kota, tetapi juga berpotensi menimbulkan bencana seperti banjir. Dalam upaya untuk menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan, Pemerintah Kota Binjai meluncurkan berbagai inisiatif yang ditujukan untuk mengatasi masalah ini secara komprehensif.
Gotong Royong ASRI sebagai Solusi
Pada tanggal 18 September 2026, Pemko Binjai mengadakan kegiatan Gotong Royong ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Kegiatan ini berlangsung secara serentak di lima kecamatan yang ada di Kota Binjai, sebagai langkah proaktif untuk menangani permasalahan drainase rawan genangan.
Gotong Royong ASRI bukan sekadar aktivitas kebersihan biasa. Kegiatan ini diarahkan untuk memperbaiki dan merawat saluran drainase yang selama ini dianggap kurang diperhatikan, terutama di area yang berisiko mengalami genangan air ketika hujan deras mengguyur.
Penyisiran Lokasi Rawan Genangan
Setiap kecamatan memiliki fokus wilayah masing-masing, dan kegiatan ini melibatkan berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) hingga masyarakat umum. Di Kecamatan Binjai Utara, misalnya, gotong royong dipusatkan di sepanjang Jalan Melinjo, Lingkungan II, Kelurahan Jati Karya. Titik kumpul kegiatan ini berlokasi di Masjid Fatur Rahman, yang menjadi tempat berkumpul bagi para peserta.
Di kecamatan lainnya, seperti Binjai Kota, kegiatan pembersihan dilakukan di beberapa titik krusial. Mulai dari kawasan Bundaran Masjid Nurul Iman Berngam hingga drainase yang terletak depan Indomaret di samping Artha Medika. Halaman parkir samping Masjid Baiturrahman Berngam menjadi tempat berkumpul bagi para relawan.
Koordinasi dan Partisipasi Masyarakat
Pentingnya koordinasi dalam kegiatan ini terlihat jelas. Di Kecamatan Binjai Timur, pelaksanaan gotong royong dikoordinasikan oleh Asisten II, Sekretaris, serta Plt. Camat Binjai Timur. Ini menunjukkan bahwa setiap lapisan pemerintahan berperan aktif dalam menjaga kelangsungan kegiatan yang diharapkan dapat mengurangi risiko genangan.
- Jalan Sisingamangaraja, Lingkungan IV, Kelurahan Sumber Mulyo Rejo
- Jalan Umar Baki, dari Kelurahan Payaroba hingga Limau Sundai
- Jalan Jambi dan Jalan Sibolga, Kelurahan Rambung Barat
- Penempatan titik kumpul di lokasi strategis
- Partisipasi aktif masyarakat dan pemerintah
Di Kecamatan Binjai Barat, perhatian difokuskan pada bahu jalan dan saluran drainase yang terletak di sepanjang Jalan Umar Baki. Sedangkan di Kecamatan Binjai Selatan, kegiatan pembersihan dilakukan di sepanjang Jalan Jambi dan Jalan Sibolga, dengan titik kumpul yang terletak di depan SMAN 5 Binjai.
Manfaat Jangka Panjang
Melalui gerakan Gotong Royong ASRI ini, Pemko Binjai tidak hanya berupaya menangani masalah yang muncul, tetapi juga mendorong pemeliharaan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama. Dengan memperhatikan drainase rawan genangan, diharapkan saluran air dapat berfungsi dengan baik, sehingga lingkungan permukiman dan jalanan terhindar dari tumpukan sampah dan genangan air.
Pemko Binjai sangat mengharapkan adanya partisipasi aktif dari masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Kebersihan saluran air bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan kerjasama dan kepedulian dari seluruh lapisan masyarakat.
Semangat Gotong Royong yang Berkelanjutan
Dengan inisiatif yang dilakukan secara serentak di lima kecamatan, semangat gotong royong diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan satu hari. Kebersihan lingkungan, kelancaran drainase, dan terciptanya Kota Binjai yang aman, sehat, rapi, dan indah memerlukan perhatian dan partisipasi yang berkelanjutan dari semua pihak.
Pemko Binjai berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kondisi saluran drainase dan lingkungan perumahan. Langkah-langkah preventif yang diambil diharapkan dapat meminimalisir dampak negatif dari genangan air dan banjir, sehingga masyarakat dapat menikmati lingkungan yang lebih bersih dan aman.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan akan tercipta kesadaran yang lebih tinggi di kalangan masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan-kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dan menciptakan budaya gotong royong yang lebih kuat.
Keberhasilan dalam menangani masalah drainase rawan genangan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada kesadaran dan partisipasi seluruh masyarakat. Dengan saling bahu-membahu, Kota Binjai akan menjadi tempat yang lebih baik untuk ditinggali dan dikembangkan.
Oleh karena itu, mari kita dukung pemeliharaan lingkungan dan ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan kota. Dengan begitu, kita semua dapat berkontribusi dalam menciptakan Kota Binjai yang lebih indah, aman, dan nyaman untuk seluruh masyarakatnya.
