Penjualan Tiket Angkutan Lebaran KAI Mencapai 2,7 Juta, Tersedia 1,79 Juta Kursi

Ketika mendekati momen Lebaran, antusiasme masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik semakin meningkat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat bahwa penjualan tiket untuk angkutan Lebaran tahun ini telah mencapai angka yang mengesankan. Hingga 12 Maret 2026, total tiket yang terjual telah mencapai 2.703.977 tiket, mencakup 60,1 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan. Dengan demikian, masih terdapat sekitar 1.794.719 tempat duduk yang tersedia bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan selama periode Lebaran. Artikel ini akan menggali lebih dalam mengenai detail penjualan tiket angkutan Lebaran KAI serta beberapa informasi penting yang perlu diketahui oleh para calon penumpang.
Detail Penjualan Tiket Angkutan Lebaran KAI
Sejak awal periode penjualan tiket untuk Lebaran, KAI menunjukkan tren positif dengan peningkatan yang signifikan. Untuk layanan Kereta Api Jarak Jauh, penjualan tiket yang tercatat mencapai 2.563.456 tiket, yang setara dengan 71,8 persen dari total 3.571.760 kursi yang tersedia. Dengan capaian ini, terdapat sekitar 1.008.304 tempat duduk yang masih bisa dipesan oleh masyarakat untuk perjalanan mudik maupun arus balik ke berbagai tujuan.
Penjualan Tiket Kereta Api Lokal
Sementara itu, untuk layanan Kereta Api Lokal yang dikelola oleh KAI, penjualan tiket mencapai 140.521 tiket, atau 15,2 persen dari total 926.936 tempat duduk yang disediakan. Hal ini menunjukkan bahwa masih ada sekitar 786.415 tempat duduk yang dapat digunakan oleh pelanggan. Biasanya, penjualan tiket untuk KA Lokal akan meningkat mendekati waktu keberangkatan, karena sebagian besar tiket baru dapat dipesan mulai H-7 sebelum hari perjalanan.
Pernyataan dari KAI
Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, menyatakan bahwa masyarakat masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan tiket kereta api selama periode Angkutan Lebaran tahun ini. Dia menekankan bahwa ketersediaan tiket masih cukup banyak di berbagai rute perjalanan. Oleh karena itu, dia mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan memanfaatkan berbagai pilihan jadwal yang ada, agar pengalaman mudik mereka tetap nyaman dan lancar.
Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik
Menurut data yang ada, puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada H-3 Lebaran, dengan estimasi jumlah penumpang mencapai sekitar 247.440 orang dalam satu hari. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada H+2, yaitu 24 Maret 2026, dengan potensi jumlah penumpang mencapai 287.536 orang dalam sehari. Angka-angka ini masih dapat berubah seiring dengan dinamika pemesanan tiket menjelang hari raya.
Relasi Perjalanan Populer
KAI juga mencatat beberapa relasi perjalanan yang menjadi favorit masyarakat selama periode Lebaran. Berikut adalah sepuluh relasi dengan jumlah penumpang tertinggi:
- Gambir – Yogyakarta: 27.052 pelanggan
- Yogyakarta – Gambir: 24.686 pelanggan
- Gambir – Semarang Tawang: 23.771 pelanggan
- Semarang Tawang – Gambir: 22.227 pelanggan
- Lempuyangan – Pasarsenen: 19.504 pelanggan
Kereta Ekonomi Kerakyatan
Selain relasi di atas, Kereta Ekonomi Kerakyatan juga menjadi salah satu pilihan populer bagi masyarakat selama Angkutan Lebaran. Saat ini, penjualan tiket untuk kereta ini telah mencapai 21.955 tiket, dari total 27.368 tempat duduk yang tersedia, dengan tingkat okupansi sekitar 80,2 persen. Diperkirakan, angka ini akan terus meningkat menjelang puncak arus mudik.
Monitoring dan Kesiapan Operasional KAI
Anne juga menambahkan bahwa KAI terus memantau perkembangan penjualan tiket dan kesiapan operasional di berbagai wilayah. Hal ini penting agar perjalanan masyarakat selama Lebaran dapat berlangsung dengan baik. Melalui pengaturan perjalanan yang cermat, kesiapan sarana, dan koordinasi operasional yang efisien di lapangan, KAI berkomitmen untuk memastikan bahwa layanan kereta api tetap berjalan dengan optimal selama periode Angkutan Lebaran.
Dengan begitu banyak pilihan dan ketersediaan tiket yang masih ada, masyarakat diharapkan dapat merencanakan perjalanan mereka dengan baik, sehingga pengalaman mudik tahun ini dapat menjadi momen yang menyenangkan dan tak terlupakan. Masyarakat diimbau untuk tidak menunggu hingga menit terakhir untuk memesan tiket agar tidak kehabisan tempat duduk dan dapat menikmati perjalanan dengan nyaman.



