Pertamina Drilling Tunjukkan Kapabilitas Terintegrasi di OTC Asia 2026 untuk Tingkatkan Efisiensi dan Produksi Migas

PT Pertamina Drilling Services Indonesia, yang merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina, mempersembahkan kapabilitasnya di panggung global melalui ajang Offshore Technology Conference (OTC) Asia 2026. Acara ini berlangsung dari 31 Maret hingga 2 April 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi momen penting bagi perusahaan untuk memamerkan keahlian dan inovasi dalam sektor migas.
Menampilkan Kapabilitas Unggulan di OTC Asia 2026
Pada forum bergengsi ini, Pertamina Drilling memperkenalkan presentasi bertajuk “Pertamina Drilling Capabilities Through Integrated Project Management.” Presentasi ini dipimpin oleh Ahmad Burhan Noviaris, Bidding & Business Performance Manager di Pertamina Drilling, yang menjelaskan berbagai layanan dan teknologi yang ditawarkan perusahaan.
Operasi Rig yang Luas dan Beragam
Dalam pemaparannya, Burhan mengungkapkan bahwa saat ini Pertamina Drilling mengoperasikan total 57 rig. Dari jumlah tersebut, 53 rig merupakan rig onshore yang memiliki kapasitas berkisar antara 150 HP hingga 2.000 HP. Selain itu, perusahaan juga memiliki 2 jack-up rig dan 2 offshore workover rig. Dukungan dari lebih dari 110 layanan terkait pengeboran yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari Sumatera hingga Papua, semakin memperkuat posisi Pertamina Drilling di industri migas.
Integrasi untuk Optimalisasi Operasional
Burhan menambahkan, “Kami mengintegrasikan seluruh kapabilitas ini untuk memastikan efisiensi serta performa operasi pengeboran yang optimal.” Ini menunjukkan komitmen Pertamina Drilling untuk memberikan layanan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga efisien dan terintegrasi.
Layanan Non-Rig dan Pengembangan SDM
Selain menawarkan layanan rig, Pertamina Drilling juga menyediakan berbagai Non-Rig Services yang berfungsi untuk mendukung kelancaran proses pengeboran secara menyeluruh. Dalam hal pengembangan sumber daya manusia, perusahaan memiliki Indonesia Drilling Training Center (IDTC). Fasilitas pelatihan ini memiliki standar internasional dan dilengkapi dengan simulator, rig nyata, serta peralatan lengkap yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi dalam aspek keselamatan, operasional, hingga sertifikasi di sektor pengeboran migas.
Program Pelatihan Berstandar Internasional
IDTC menawarkan beragam program pelatihan dan sertifikasi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan industri, sambil memperkuat aspek keselamatan dan profesionalisme tenaga kerja. Ini merupakan langkah strategis Pertamina Drilling untuk memastikan bahwa tenaga kerja mereka siap menghadapi tantangan di lapangan.
Konsep Integrated Project Management (IPM)
Lebih lanjut, Pertamina Drilling memperkenalkan konsep Integrated Project Management (IPM), sebuah layanan terintegrasi yang menggabungkan berbagai keahlian, proses, dan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja operasi. IPM mencakup layanan rig, layanan terkait pengeboran, serta berbagai layanan pendukung lainnya dalam satu sistem yang sinergis.
Solusi Engineering dan Supervisi Terintegrasi
Dalam upaya untuk memberikan solusi yang lebih komprehensif, perusahaan juga mengembangkan Integrated Drilling Engineering Supervisory and Services (IDESS). Ini merupakan solusi engineering dan supervisi yang terintegrasi, memastikan bahwa setiap aspek dari proses pengeboran dikoordinasikan dengan baik.
Inovasi Teknologi: Extended Reach Reservoir Access (ERRA)
Salah satu inovasi unggulan yang ditampilkan oleh Pertamina Drilling di OTC Asia 2026 adalah teknologi Extended Reach Reservoir Access (ERRA). Metode ini merupakan teknik pengeboran terarah yang dikendalikan, bertujuan untuk meningkatkan perolehan minyak pada tahap Improved Oil Recovery (IOR) dan Enhanced Oil Recovery (EOR).
Teknik Pengeboran yang Efisien
ERRA bekerja dengan menciptakan saluran horizontal pendek sepanjang 45 hingga 80 kaki menuju reservoir dengan arah yang terkontrol dan terverifikasi melalui survei. Teknologi ini juga memungkinkan proses re-entry untuk berbagai metode stimulasi, seperti acid stimulation, pemasangan slotted liner, logging, hingga penggunaan tracer.
Keunggulan dalam Operasional
Keunggulan lain dari ERRA adalah kemampuannya untuk dioperasikan menggunakan peralatan yang lebih ringan, seperti workover unit, hoist, atau snubbing unit, tanpa memerlukan rig besar. Desain modularnya memungkinkan mobilisasi yang lebih mudah, karena peralatan ini dapat diangkut dalam kontainer 40 kaki.
Signifikansi Kinerja Teknologi ERRA
Dari segi kinerja, teknologi ERRA telah terbukti mampu meningkatkan produksi minyak secara signifikan, hingga mencapai 5 kali lipat pada reservoir karbonat dan bahkan 10 kali lipat pada reservoir sandstone. “ERRA menjadi solusi inovatif yang efisien dan fleksibel untuk mengakses sisa cadangan minyak, sekaligus menekan biaya operasional dibanding metode pengeboran konvensional,” kata Burhan menjelaskan potensi besar dari teknologi ini.
Komitmen Global Pertamina Drilling
Partisipasi Pertamina Drilling dalam OTC Asia 2026 merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat posisinya di tingkat global. Ini juga menunjukkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi teknologi dan layanan terintegrasi guna mendukung ketahanan energi nasional.
Keberadaan Pimpinan Perusahaan di Acara
Acara ini juga dihadiri oleh Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, Direktur Pemasaran & Pengembangan, Jufrihadi, serta Vice President (VP) Marketing & Commercial, Firmansyah Arifin, dan VP Rig Services Operation, Komedi. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan manajemen dalam memperluas jaringan dan kolaborasi di tingkat internasional.
Kolaborasi Bisnis Internasional
Sebagai wujud keseriusan Pertamina Drilling untuk merambah pasar internasional, kegiatan ini juga diwarnai dengan pertemuan formal untuk menjajaki kolaborasi bisnis, baik di tingkat nasional maupun internasional. Pertamina Drilling melakukan pembicaraan dengan berbagai perusahaan global, termasuk delegasi dari PTTEP Malaysia, SLB Asia Pacific, Halliburton Asia Pacific, UZMA Malaysia, Baker Hughes Asia Pacific, Weatherford Asia Pacific, dan Clarkson Plateau Global.
Dengan berbagai inisiatif dan inovasi yang diperkenalkan di OTC Asia 2026, Pertamina Drilling semakin menunjukkan bahwa mereka tak hanya sekadar beroperasi di sektor migas, tetapi juga berkomitmen untuk menjadi pemimpin dalam teknologi dan layanan yang terintegrasi, sejalan dengan perkembangan industri energi global.



