APBD Perubahan Blora 2026 Disetujui, Fokus pada Perbaikan Jalan dan Penanganan Kekeringan

APBD Perubahan Kabupaten Blora untuk tahun anggaran 2026 telah resmi disetujui oleh DPRD dan Pemerintah Kabupaten Blora dalam rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD setempat. Persetujuan ini menandai langkah penting dalam pengelolaan anggaran daerah, mengingat banyaknya isu yang harus ditangani untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Fokus utama dari perubahan anggaran ini adalah perbaikan infrastruktur, khususnya jalan, serta penanganan masalah kekeringan yang kerap melanda wilayah tersebut.
Persetujuan APBD Perubahan
Rapat paripurna yang berlangsung pada Kamis, 10 September 2026, dihadiri oleh berbagai elemen penting, termasuk Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, para pimpinan dan anggota DPRD, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Blora. Pertemuan ini menjadi wadah untuk membahas dan menyepakati rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang perubahan APBD yang diharapkan dapat menjawab berbagai tantangan yang dihadapi oleh masyarakat.
Fokus Utama dalam Perubahan Anggaran
Dalam pembahasan mengenai APBD Perubahan 2026, beberapa isu krusial yang langsung berdampak pada masyarakat menjadi sorotan utama. Diantaranya adalah:
- Perbaikan infrastruktur jalan
- Penanganan kekeringan
- Peningkatan layanan pemadam kebakaran
- Penyempurnaan pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
Bupati Arief Rohman menekankan pentingnya peningkatan target pendapatan daerah dalam APBD Perubahan ini, yang diharapkan dapat memberikan ruang untuk meningkatkan belanja daerah sesuai dengan potensi pendapatan yang ada. Hal ini adalah langkah strategis untuk memastikan bahwa setiap program yang dianggarkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Pendapatan Asli Daerah yang Berkelanjutan
Arief menegaskan bahwa peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus dilakukan dengan memperhatikan kepentingan masyarakat. Pemkab Blora berkomitmen untuk mendorong optimalisasi pendapatan, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi digital. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan pendapatan daerah.
Strategi Peningkatan Pendapatan
Untuk mencapai tujuan tersebut, beberapa strategi yang akan diimplementasikan meliputi:
- Optimalkan penggunaan teknologi informasi dalam administrasi pajak dan retribusi
- Perbaiki sistem pelayanan publik untuk meningkatkan kepuasan masyarakat
- Adopsi inovasi dalam pengelolaan sumber daya daerah
- Kolaborasi dengan sektor swasta untuk meningkatkan investasi
- Penyuluhan kepada masyarakat tentang kewajiban pajak dan manfaatnya
Dengan pendekatan ini, Pemkab Blora berharap dapat meningkatkan PAD tanpa membebani masyarakat dengan pajak yang lebih tinggi, menjadikan pendapatan daerah sebagai pendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Prioritas Belanja Daerah
Dalam hal belanja daerah, tambahan anggaran akan diarahkan pada program-program yang menjadi prioritas, terutama pembangunan infrastruktur yang mencakup jalan dan fasilitas pendidikan. Pemkab juga akan mempertimbangkan waktu yang tersisa dalam tahun anggaran 2026 untuk memastikan bahwa pelaksanaan program dapat dilakukan dengan efektif dan efisien.
Perbaikan Infrastruktur Jalan
Program pembangunan jalan yang didorong oleh Instruksi Presiden (Inpres) juga menjadi salah satu fokus utama. Pemkab Blora bersama DPRD terus berupaya mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat untuk merealisasikan proyek tersebut di wilayah Blora.
Penyehatan Badan Usaha Milik Daerah
Pentingnya penyehatan BUMD juga menjadi perhatian. Salah satu BUMD yang menjadi fokus adalah BPR Blora Artha, yang dinilai memerlukan restrukturisasi dan pembenahan manajemen agar dapat kembali beroperasi secara sehat. Bupati Arief Rohman mengungkapkan harapannya agar BPR Blora Artha, sebagai kebanggaan daerah, dapat diperkuat kembali.
Langkah-Langkah Perbaikan BUMD
Setelah manajemen ditata, sejumlah langkah perbaikan akan dilakukan, yang meliputi:
- Peningkatan sumber pendanaan dari pihak ketiga
- Membuka peluang kerja sama dengan investor
- Optimalisasi penyertaan modal dari APBD
- Reformasi manajemen untuk meningkatkan efisiensi
- Peningkatan layanan kepada nasabah
Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja BPR Blora Artha dan menjadikannya lembaga keuangan yang lebih tangguh dan mampu mendukung pembangunan daerah.
Penanganan Kekeringan yang Berkelanjutan
Salah satu tantangan yang dihadapi Kabupaten Blora adalah masalah kekeringan yang kerap melanda sejumlah wilayah. Pemerintah daerah saat ini sedang mencari sumber air baru yang memungkinkan untuk dilakukan pengeboran sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah ini.
Upaya Meningkatkan Pelayanan Air Bersih
Pemkab juga berencana untuk menambah armada pengangkut air bersih guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Penambahan armada ini diharapkan dapat mempercepat distribusi air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama saat musim kemarau yang panjang.
Antisipasi Kejadian Kebakaran
Selain itu, untuk mengantisipasi kejadian kebakaran, Pemkab Blora telah menyiapkan rencana untuk menambah sedikitnya dua unit armada pemadam kebakaran. Penambahan ini diharapkan dapat mempercepat respons tim pemadam kebakaran saat terjadi insiden kebakaran.
Kolaborasi dalam Penanganan Kebakaran
Langkah ini juga akan diperkuat melalui sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Yon TP dan PPSDM Migas yang memiliki armada pemadam kebakaran. Kerjasama ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan respons penanganan kebakaran di wilayah timur dan barat Blora.
Berbagai Program Lainnya yang Dibahas
Selain isu-isu di atas, DPRD bersama Pemkab Blora juga membahas beberapa program lain, termasuk penanganan sampah, penguatan pertumbuhan ekonomi daerah, dan evaluasi serta peningkatan kinerja OPD. Semua ini merupakan bagian dari upaya untuk menciptakan kabupaten yang lebih baik dan berkelanjutan.
Setelah mendengar pandangan dari berbagai fraksi, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Blora akhirnya menyatakan persetujuan terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2026. Dukungan ini menjadi langkah maju dalam upaya membangun Blora yang lebih baik.



